Minggu, 15 November 2015

Proposal Usaha

I. PROFIL USAHA
Nama Perusahaan Kedelai Nikmat
Tanggal Pendirian 1 Oktober 2010
Alamat Perusahaan : Jl. Sukarame  No. 567 KM 9. Palembang.
Jenis Perusahaan : Home Industry
Jumlah Karyawan : 12 orang
Produk Tempe dan Tahu
Riwayat Perusahaan :Kedelai Nikmat merupakan perusahaan (home  industry) yang bergerak dalam bidang pengolahan tahu dan tempe yang dibentuk pada tanggal 1 Oktober 2010.

II. VISI DAN MISI PERUSAHAAN
1. Visi Perusahaan
Menjadikan usaha home industry di bidang usaha tahu dan tempe lebih maju, produktif, dan dapat bersaing dengan usaha home industry lainnya.
2. Misi Perusahaan
a. Menciptakan tenaga kerja yang ahli dan kompeten serta memiliki imtaq yang kuat.
b. Memuaskan konsumen.
c. Menjadi perusahaan yang terdepan di bidangnya.
d. Memperluas lapangan kerja untuk kemakmuran masyarakat sekitar tempat produksi
e. Menjalankan usaha home industry tahu dan tempe dengan pengolahan tradisonal dan tanpa pengawet

III. STRUKTUR ORGANISASI
 






IV. ASPEK PEMASARAN
Aspek pemasaran usaha tahu dan tempe “Kedelai Nikmat” ini dipasarkan ke berbagai pasar-pasar tradisional yang ada di daerah KM.9 dan sekitarnya. Adapun cara yang digunakan untuk memasarkan tahu dan tempe ini adalah dengan cara mengantar tahu dan tempe secara langsung ke pusat pasar tradisional yang ada di daerah KM. 9 karena sudah ada pemesan terlebih dahulu sebelumnya, menitipkannya kepada pedagang gerobak sayur atau warung-warung kecil, serta ada juga konsumen yang datang langsung ke home industry kami untuk mengambil tahu dan tempe yang sudah jadi untuk dipasarkan kembali ke konsumen atau masyarakat lain yang membutuhkannya.

V. ASPEK OPERASIONAL
Untuk menunjang kegiatan operasional pembuatan tahu dan tempe, pabrik kami mempunyai sarana dan prasarana yang dibutuhkan agar proses tersebut dapat berjalan lancar. Adapun sarana dan prasarana itu sebagai berikut :
1. Tempat Pembuatan
Tempat produksi kami ini sudah dilengkapi fasilitas seperti : saluran air bersih, aliran listrik, gudang bahan baku, serta lokasi yang strategis agar tidak menggangu masyarakat sekitar.
2. Peralatan yang Dibutuhkan
Untuk Pembuatan Tahu
PERALATAN UTAMA
PERALATAN PEMBANTU
Timbangan dan Takaran
Alat Kempa (Alat Pres), terbuat dari kayu dan digunakan untuk mengeluarkan air dari  bubur tahu
Alat untuk menjemur
Alat penghapus, seperti cobek-uleg, lumping alu, atau blender
Bak Perendaman Kedelai
Alat pemanas, seperti kompor brauder
Penggiling Kedelai
Wajan dan pengaduk kayu
Bak Penampung bubur kedelai hasil penggiling
Tampah atau nyiru, digunakan untuk memisahkan kedelai dari kulitnya (menampi)
Alat perebus bubur kedelai
Rege/kalo, digunakan untuk meniriskan tahu
Bak Penggumpalan Protein
Alat pengupas kedelai
Bak Penyimpanan Cairan bekas
Kain Saring
Cetakan Tahu

Untuk Pembuatan Tempe :
PERALATAN
Bak Pengaduk Kedelai dengan Ragi
Timbangan

3. Bahan Baku dan Kemasan
Bahan Baku yang digunakan untuk pembuatan tahu dan tempe ini adalah kacang kedelai yang berkualitas dan kemasan yang digunakan adalah plastik atau daun pisang.

VI. ASPEK SUMBER DAYA MANUSIA
Untuk mendukung kelangsungan usaha ini dibutuhan beberapa elemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang terkait didalamnya. Adapun Sumber Daya Manusia yang terlibat dalam kelangsungan usaha ini, yaitu : 
1. Distributor
Agar usaha ini dapat bertahan dan berjalan dengan baik, maka kami melakukan kerjasama dengan distributor kacang kedelai, sehingga bahan-bahan dari tahu dan tempe ini mudah didapatkan dan pabrik kami dapat segera melakukan produksinya juga.
2. Tenaga Kerja
Dalam bisnis jualan tahu dan tempe ini kita tidak memerlukan sumber daya manusia yang ahli dan skill yang khusus seperti sarjana, dll.
Akan tetapi, yang diperlukan adalah orang yang bekerja secara tekun / telaten, sabar, sungguh-sungguh, dan tidak gengsi karena ini merupakan pekerjaan remeh menurut pandangan masyarakat tertentu.
3. Masyarakat  Sekitar
Selain SDM dari distributor dan tenaga kerja, selanjutnya masyarakat juga berperan penting dalam kelancaran usaha ini karena apabila masyarakat menyukai dan mendukung usaha kita, maka mereka secara tidak langsung akan menyebarkan informasi mengenai usaha kita dan akan mendatangkan pelanggan. Selain itu, masyarakat juga akan dapat membantu ketika kita mengalami kesulitan dalam operasional atau dalam hal lain. Untuk itu, sebagai wirausaha kita harus mempunyai komunikasi dan hubungan yang baik, serta sikap yang jujur terhadap masyarakat maupun kepada siapapun.

VII. ASPEK KEUANGAN
Biaya yang dibutuhkan untuk pembuatan tahu dan tempe :
Untuk Biaya Bahan Baku
Dalam 1 hari, kami bisa mengonsumsi 30 kg kacang kedelai.
1 kg kacang kedelai = Rp70.000,00
Untuk mengonsumsi kacang kedelai sebanyak 30kg dalam sehari, dibutuhkan biaya Rp2.100.000,00
Dan untuk 1 bulan dibutuhkan biaya Rp63.000.000,00
Untuk Biaya Tenaga Kerja
1 hari seorang pekerja akan mendapatkan : Rp50.000,00
Sehingga jika perusahaan mempunyai 12 orang karyawan, maka dalam 1 hari perusahaan harus membayar Rp600.000,00
Dan dalam satu bulan, biaya untuk tenaga kerja adalah Rp18.000.000,00
Biaya peralatan untuk Pembuatan Tahu :
PERALATAN UTAMA
JUMLAH
HARGA
Timbangan dan Takaran
3 buah
150000
Alat untuk menjemur
5 buah
20000
Bak Perendaman Kedelai
3 buah
15000
Penggiling Kedelai
3 buah
300000
Bak Penampung bubur kedelai hasil penggiling
3 buah
15000
Alat perebus bubur kedelai
4 buah
400000
Bak Penggumpalan Protein
3 buah
50000
Bak Penyimpanan Cairan bekas
3 buah
35000
Kain Saring
1 lusin
120000
Cetakan Tahu
10 buah
125000
TOTAL
Rp1.230.000,00

PERALATAN PEMBANTU
JUMLAH
HARGA
Alat Kempa (Alat Pres), terbuat dari kayu dan digunakan untuk mengeluarkan air dari  bubur tahu
3 buah
-
Alat penghalus, seperti cobek-uleg, lumping alu, atau blender
4 buah
400000
Alat pemanas, seperti kompor brauder
4 buah
255000
Wajan dan pengaduk kayu
4 buah
400000
Tampah atau nyiru, digunakan untuk memisahkan kedelai dari kulitnya (menampi)
5 buah
25000
Rege/kalo, digunakan untuk meniriskan tahu
5 buah
25000
Alat pengupas kedelai
2 buah
250000
TOTAL
Rp1.355.000,00

Biaya peralatan untuk pembuatan tempe
PERALATAN
JUMLAH
HARGA
Bak Pengaduk Kedelai dengan Ragi
4 buah
20000
Timbangan
3 buah
150000
Plastik atau Daun Kemasan
5 lusin / 10 lembar daun
10000
TOTAL
Rp180.000,00

Estimasi laba / rugi :
Rincian harga untuk tahu dan tempe :
Harga tempe besar (6 ons) : Rp7.000,00
Harga tempe sedang (3ons) : Rp3.500,00
Harga tempe kecil (2 ons) : Rp2.500,00
Harga tempe paling kecil (1ons) : Rp1.200,00
Harga tahu kecil : Rp2.000,00
Harga tahu besar : Rp2.500,00
Penjualan tempe :
Tempe besar : Rp7.000 x 200 x 30 = Rp42.000.000,00
Tempe sedang : Rp3.500 x 100 x 30 = Rp10.500.000,00
Tempe kecil : Rp2.500 x 120 x 30 = Rp9.000.000,00
Tempe paling kecil : Rp1.200 x 100 x 30 = Rp3.600.000,00
Tahu besar : Rp2.500 x 100 x 5 x 30 = Rp37.500.000,00
Tahu kecil : Rp2.000 x 100 x 5 x 30 = Rp30.000.000,00
Total penjualan dalam satu bulan : Rp132.600.000,00
Beban yang dikeluarkan dalam satu bulan : 
Rp63.000.000 + Rp18.000.000 = Rp81.000.000
Estimasi laba : Rp 132.600.000 – Rp81.000.000 = Rp 51.600.000,00

VIII. PENUTUP
Usaha home industry tahu dan tempe ini merupakan usaha yang dapat memberikan manfaat dan keuntungan, misalnya dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, dapat menghasilkan keuntungan yang lumayan besar jika dikelola dengan baik dan sungguh-sungguh, serta dapat melibatkan semua anggota keluarga yang ada.
Selain itu. usaha home industry ini dikelola dengan cara tradisional sehingga tidak menggunakan bahan-bahan pengawet yang berbahaya dan aman dikonsumsi oleh konsumen.
Untuk itu, jika ada masyarakat yang ingin bergabung dengan usaha kami ini, maka kami akan dengan senang hati menerimanya, karena produk yang kami hasilkan sudah terjamin dan sangat berkualitas untuk dikonsumsi serta memiliki prospek profit yang bagus untuk kedepannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar